MENU Friday, 17 Apr 2026
x
SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE BERAGENEWS.COM [B#NEWS] RM BERAGE MANGGAR SEDIA ANEKA KULINER ALAMAT DEPAN KANTOR POLRES BELITUNG TIMUR [B#NEWS] SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE BERAGENEWS.COM [B#NEWS] RM BERAGE MANGGAR SEDIA ANEKA KULINER ALAMAT DEPAN KANTOR POLRES BELITUNG TIMUR [B#NEWS] SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE BERAGENEWS.COM [B#NEWS] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SIAP MELAYANI PRIBADI & KELUARGA LEBIH TETAPT NYAMAN & PENUH PESONA [B#NEWS] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SILAHKAN HUBUNGI +62 895 330 99999 3 [B#NEWS] MEDIA ONLINE BERAGENEWS.COM HUBUNGI +62 877 495 0000 1 [B#NEWS]

Aksi Humanis Polantas ; Tebarkan Takjil, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas

7 minutes reading
Thursday, 5 Mar 2026 19:05 198 BerageNews.Com

BerageNews.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Suasana sore di kawasan Pos Kota Manggar, Kabupaten Belitung Timur, pada Rabu (4/3/2026) terasa berbeda dari biasanya. Di tengah lalu lalang kendaraan yang melintas menjelang waktu berbuka puasa, tampak sejumlah personel kepolisian berdiri di tepi jalan sambil menyapa para pengendara dengan senyum ramah.

Namun kali ini mereka tidak sedang melakukan razia atau penindakan. Sebaliknya, mereka membawa paket-paket takjil untuk dibagikan kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Aksi simpatik tersebut digelar oleh jajaran Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Belitung Timur sebagai bagian dari kegiatan sosial di bulan suci Ramadhan. Selain membagikan takjil gratis kepada masyarakat yang melintas,

kegiatan ini juga diisi dengan edukasi mengenai Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas atau yang dikenal dengan istilah Kamseltibcarlantas.

Kegiatan yang berlangsung pada sore hari menjelang berbuka puasa tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Belitung Timur, AKBP Indra Feri Dalimunthe, didampingi oleh Kasat Lantas beserta jajaran personel Sat Lantas Polres Belitung Timur.

Kehadiran pimpinan tertinggi kepolisian di wilayah tersebut di tengah masyarakat menjadi simbol kuat komitmen Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menjaga ketertiban di jalan raya.

Di tengah kesibukan pengaturan lalu lintas, para personel kepolisian tampak membagikan paket takjil kepada para pengendara sepeda motor, sopir kendaraan roda empat, hingga masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Para pengendara yang awalnya tampak terkejut dengan pembagian takjil gratis itu kemudian menyambutnya dengan senyum dan ucapan terima kasih.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis yang dilakukan oleh kepolisian dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Di bulan Ramadhan yang penuh berkah, kepedulian sosial menjadi nilai yang sangat penting untuk terus dijaga dan diperkuat.

Kapolres Belitung Timur, AKBP Indra Feri Dalimunthe, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan pembagian takjil ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, terutama bagi mereka yang masih berada di perjalanan ketika waktu berbuka tiba.

See also  Rajo Ameh Berharap Bupati Beltim Tepat Memilih Kepala Dinas Kominfo yang Baru

Menurutnya, tidak sedikit masyarakat yang harus tetap beraktivitas hingga menjelang waktu berbuka, baik karena pekerjaan maupun urusan lainnya. Oleh karena itu, kehadiran polisi di jalan tidak hanya sebagai pengatur lalu lintas, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang siap membantu dalam berbagai situasi.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Terutama bagi mereka yang masih berada di perjalanan ketika waktu berbuka tiba. Kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus mengingatkan pentingnya keselamatan di jalan,” ujar Kapolres.

Namun kegiatan ini tidak berhenti pada pembagian takjil semata. Di sela-sela kegiatan tersebut, para personel kepolisian juga memberikan edukasi kepada para pengendara mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.

Pendekatan yang dilakukan pun bersifat persuasif dan humanis. Alih-alih memberikan teguran keras, petugas menyampaikan pesan-pesan keselamatan dengan bahasa yang santai dan mudah dipahami. Para pengendara diajak untuk menyadari bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama.

Kapolres Belitung Timur menekankan bahwa kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas merupakan faktor utama dalam mencegah terjadinya kecelakaan di jalan raya. Ia mengingatkan bahwa keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama bagi setiap pengguna jalan.

Menurutnya, menjelang waktu berbuka puasa sering kali terjadi peningkatan mobilitas masyarakat. Banyak pengendara yang terburu-buru ingin segera sampai di rumah untuk berbuka bersama keluarga. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan jika tidak diimbangi dengan kedisiplinan dalam berkendara.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, mengendalikan emosi saat berkendara, serta tidak mengabaikan prosedur keselamatan meskipun berada dalam suasana santai menjelang berbuka puasa.

Selain memberikan edukasi secara langsung, jajaran Sat Lantas Polres Belitung Timur juga melakukan pemeriksaan ringan terhadap kendaraan yang melintas.

Pemeriksaan tersebut tidak dilakukan dalam bentuk penindakan, melainkan lebih kepada upaya pengingat bagi masyarakat agar selalu melengkapi dokumen kendaraan dan perlengkapan keselamatan.

Kasat Lantas beserta personel Sat Lantas memberikan teguran edukatif kepada pengendara yang kedapatan belum melengkapi surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK. Para pengendara juga diingatkan untuk selalu menggunakan helm standar SNI bagi pengendara sepeda motor.

Helm, yang sering dianggap sebagai perlengkapan sederhana, sejatinya memiliki peran yang sangat penting dalam melindungi pengendara dari risiko cedera serius ketika terjadi kecelakaan.

See also  Tingkatkan Kualitas PAUD ; Bupati Beltim Resmikan TK Negeri Desa Lenggang

Oleh karena itu, penggunaan helm yang sesuai standar keselamatan menjadi salah satu poin penting dalam edukasi yang diberikan kepada masyarakat.

Para petugas juga mengingatkan pengendara agar tidak menggunakan ponsel saat berkendara, tidak melawan arus lalu lintas, serta selalu mematuhi rambu-rambu yang ada di jalan. Pesan-pesan sederhana tersebut diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif bagi masyarakat dalam berlalu lintas.

Aksi simpatik yang dilakukan oleh Polres Belitung Timur ini mendapat apresiasi hangat dari masyarakat yang melintas di kawasan Pos Kota Manggar. Banyak pengendara yang merasa senang sekaligus terkesan dengan pendekatan humanis yang dilakukan oleh kepolisian.

Salah seorang pengendara sepeda motor yang menerima paket takjil mengaku tidak menyangka akan mendapatkan takjil gratis dari polisi di tengah perjalanan. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesan positif tentang kehadiran polisi di tengah masyarakat.

“Biasanya kalau lihat polisi di jalan kita langsung tegang. Tapi hari ini malah dikasih takjil dan diingatkan dengan cara yang baik tentang keselamatan. Rasanya sangat menyenangkan,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga memberikan pesan kuat bahwa polisi bukan hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun hubungan sosial yang harmonis dengan masyarakat.

Pendekatan humanis seperti ini dinilai sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Ketika pesan keselamatan disampaikan dengan cara yang ramah dan bersahabat, masyarakat cenderung lebih terbuka untuk menerima dan menerapkannya.

Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Edukasi yang dilakukan secara langsung kepada masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif tentang pentingnya keselamatan di jalan raya.

Data kecelakaan lalu lintas di berbagai daerah menunjukkan bahwa sebagian besar kecelakaan terjadi akibat kelalaian manusia, seperti tidak menggunakan helm, melanggar rambu lalu lintas, atau berkendara dengan kecepatan tinggi.

Oleh karena itu, membangun budaya tertib berlalu lintas menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan lingkungan jalan yang lebih aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan.

Melalui kegiatan seperti ini, Polres Belitung Timur ingin menunjukkan bahwa keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat.

See also  Doa Bersama Pembangunan SMA Unggul Garuda, Langkah Maju Pendidikan

Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai tersebut. Bulan yang identik dengan kesabaran, kepedulian, dan kebersamaan ini memberikan ruang bagi semua pihak untuk memperkuat hubungan sosial sekaligus menebarkan kebaikan kepada sesama.

Kegiatan pembagian takjil yang dipadukan dengan edukasi lalu lintas ini juga mencerminkan pendekatan inovatif dalam menyampaikan pesan keselamatan kepada masyarakat. Dengan memadukan kegiatan sosial dan edukasi, pesan yang disampaikan menjadi lebih mudah diterima dan diingat oleh masyarakat.

Polres Belitung Timur berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dalam hal peningkatan kesadaran berlalu lintas maupun dalam mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas pengendara, pelajar, hingga organisasi kemasyarakatan.

Dengan demikian, budaya tertib berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga menjadi bagian dari kesadaran kolektif masyarakat.

Di tengah berbagai tantangan kehidupan modern, kehadiran polisi yang humanis dan dekat dengan masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam menciptakan lingkungan sosial yang aman, tertib, dan harmonis.

Melalui aksi sederhana seperti membagikan takjil dan memberikan edukasi keselamatan, Polres Belitung Timur telah menunjukkan bahwa kebaikan dapat dimulai dari hal-hal kecil yang dilakukan dengan tulus.

Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperkuat empati, memperluas kepedulian, serta menebarkan kebaikan kepada sesama.

Di jalanan Manggar pada sore itu, nilai-nilai tersebut terasa nyata. Di antara deru kendaraan dan hiruk pikuk aktivitas masyarakat, hadir pesan sederhana namun bermakna: keselamatan adalah tanggung jawab bersama, dan kebaikan selalu menemukan jalannya untuk menyatukan manusia.

Dengan semangat Ramadhan yang penuh berkah, aksi simpatik Polres Belitung Timur ini menjadi inspirasi bahwa menjaga keselamatan di jalan raya dapat dimulai dari kepedulian, komunikasi yang baik, serta komitmen bersama untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas.

Karena pada akhirnya, jalan raya bukan sekadar ruang mobilitas, tetapi juga ruang kebersamaan yang harus dijaga demi keselamatan dan kenyamanan semua orang. | BerageNews.Com | TBNewsBeltim | *** |

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Viewed Posts

LAINNYA
x