x
SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE BERAGENEWS.COM [B#NEWS] RM BERAGE MANGGAR SEDIA ANEKA KULINER ALAMAT DEPAN KANTOR POLRES BELITUNG TIMUR [B#NEWS] SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE BERAGENEWS.COM [B#NEWS] RM BERAGE MANGGAR SEDIA ANEKA KULINER ALAMAT DEPAN KANTOR POLRES BELITUNG TIMUR [B#NEWS] SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE BERAGENEWS.COM [B#NEWS] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SIAP MELAYANI PRIBADI & KELUARGA LEBIH TETAPT NYAMAN & PENUH PESONA [B#NEWS] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SILAHKAN HUBUNGI +62 895 330 99999 3 [B#NEWS] MEDIA ONLINE BERAGENEWS.COM HUBUNGI +62 877 495 0000 1 [B#NEWS]

Bentrokan Usai Laga Domato-Dehe, Sejumlah Sekolah Diliburkan

6 minutes reading
Monday, 21 Sep 2026 16:02 334 BerageNews.Com

BerageNews.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Sejumlah sekolah di Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar pada Senin (21/9/2026) setelah terjadi kericuhan antara warga Desa Domato dan Desa Sidangoli Dehe usai pertandingan sepak bola antardesa, Minggu (20/9/2026) sore.

Keputusan tersebut diambil sebagai langkah pencegahan setelah kondisi keamanan di sekitar lokasi pertandingan belum sepenuhnya kondusif dan aparat TNI-Polri masih melakukan pengamanan untuk mengantisipasi bentrokan susulan.

Kericuhan dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.56 WIT, tidak lama setelah pertandingan berakhir.

Berdasarkan informasi yang dihimpun sejumlah media lokal, situasi memanas setelah muncul ketidakpuasan terhadap hasil pertandingan dan kemudian berkembang menjadi bentrokan fisik yang melibatkan warga dari kedua pihak.

Namun, detail mengenai pemicu awal, kronologi lengkap, korban maupun kerugian material masih memerlukan keterangan resmi aparat yang lebih lengkap.

Dampak kericuhan tidak hanya dirasakan warga yang berada di sekitar lokasi. Aktivitas pendidikan ikut terganggu karena orang tua siswa khawatir mengirim anak-anak mereka ke sekolah dalam situasi keamanan yang belum stabil.

Kepala SMP Negeri 25 Halmahera Barat, Iwan Akib, membenarkan sejumlah sekolah diliburkan sementara. Menurutnya, keputusan tersebut diambil setelah adanya permintaan orang tua siswa yang mengkhawatirkan keselamatan anak-anak.

“Yang diliburkan itu SD Inpres 43 Halbar, SMP 25 Halbar, MTs Al Huda, Aliyah. Pokoknya sekolah yang berada di sekitar situ diliburkan,” kata Iwan saat dikonfirmasi pada Senin (21/9/2026).

Iwan menjelaskan, kebijakan tersebut bersifat sementara. Pihak sekolah masih menunggu perkembangan keamanan sebelum menentukan kapan proses pembelajaran dapat kembali dilaksanakan secara normal.

“Soalnya orang tua meminta diliburkan. Anak-anak terpaksa kami liburkan sambil menunggu informasi di lapangan. Sementara ini mereka masih saling berjaga dan stand by di sekitar lokasi,” ujarnya.

See also  Penemuan Mayat di Beltim, Polisi Telusuri Penyebab Kematian

Data resmi pendidikan pemerintah menunjukkan bahwa SD Inpres 43 Halmahera Barat memang berada di Desa Domato, Kecamatan Jailolo Selatan.

Sementara wilayah Sidangoli Dehe juga memiliki sejumlah satuan pendidikan dasar yang tercatat dalam basis data Kemendikdasmen.

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa gangguan keamanan di sekitar kedua wilayah berpotensi langsung memengaruhi aktivitas pendidikan masyarakat setempat.

Pihak sekolah memilih mengutamakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

Langkah meliburkan kegiatan belajar mengajar bukan dimaksudkan untuk memperpanjang situasi darurat, melainkan sebagai tindakan preventif sampai terdapat kepastian bahwa lingkungan sekitar sekolah telah aman.

Iwan berharap masyarakat dari kedua desa mampu menahan diri dan tidak memperluas persoalan yang bermula setelah pertandingan olahraga tersebut.

“Kami berharap situasi segera aman dan kondusif. Kami juga berharap masyarakat dapat menahan diri agar persoalan ini tidak meluas dan anak-anak bisa kembali bersekolah dengan aman,” katanya.

Hingga Senin (21/9/2026), aparat TNI dan Polri dilaporkan masih bersiaga di sekitar wilayah Domato dan Dehe. Kehadiran aparat diarahkan untuk menjaga situasi serta mencegah kemungkinan terjadinya bentrokan susulan.

Kericuhan setelah pertandingan sepak bola sebenarnya bukan persoalan yang hanya berkaitan dengan olahraga.

Ketika rivalitas pertandingan berubah menjadi konflik antarkelompok masyarakat, dampaknya dapat meluas ke berbagai sektor, mulai dari keamanan, pendidikan, aktivitas ekonomi hingga hubungan sosial antarwarga.

Karena itu, penanganan situasi perlu dilakukan secara terukur.

Aparat keamanan dituntut memastikan keselamatan masyarakat tanpa memperbesar ketegangan, sedangkan tokoh masyarakat, pemerintah desa, pemuda, tokoh agama dan pihak penyelenggara pertandingan memiliki peran penting untuk membantu meredakan situasi.

Dalam kondisi seperti ini, penyelesaian cepat melalui komunikasi antarpihak juga menjadi penting.

Persoalan hasil pertandingan seharusnya dapat diselesaikan melalui mekanisme olahraga, sementara setiap dugaan pelanggaran hukum tetap perlu ditangani melalui proses hukum, bukan melalui aksi balasan antarkelompok.

See also  Harta, Tahta, dan Integritas : Ujian Sejati Seorang Laki-Laki

Sekolah menjadi salah satu institusi yang paling rentan terdampak ketika keamanan lingkungan terganggu.

Anak-anak tidak memiliki kapasitas untuk menentukan konflik yang terjadi di sekeliling mereka, tetapi mereka dapat kehilangan hak untuk memperoleh pembelajaran ketika situasi keamanan memaksa sekolah ditutup.

Kondisi tersebut menjadikan harapan masyarakat agar situasi segera kondusif bukan hanya persoalan keamanan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan pendidikan generasi muda di Jailolo Selatan.

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan dan pemangku kepentingan setempat perlu memastikan informasi mengenai perkembangan keamanan disampaikan secara jelas kepada masyarakat.

Informasi yang akurat penting untuk mencegah munculnya rumor atau provokasi yang dapat memperburuk keadaan.

Di sisi lain, masyarakat juga perlu berhati-hati menyebarkan foto, video atau informasi mengenai bentrokan yang belum terverifikasi.

Dalam situasi konflik lokal, informasi yang tidak akurat dapat mempercepat penyebaran ketegangan dan mempersulit upaya rekonsiliasi.

Langkah pengamanan juga perlu mempertimbangkan aktivitas masyarakat yang tetap harus berjalan. Warga membutuhkan akses terhadap pasar, layanan kesehatan, transportasi dan fasilitas publik.

Pengamanan yang efektif idealnya mampu mencegah kekerasan sekaligus menjaga aktivitas sipil tetap berlangsung sejauh kondisi memungkinkan.

Bagi dunia pendidikan, keputusan untuk kembali membuka sekolah sebaiknya didasarkan pada penilaian keamanan yang jelas.

Sekolah tidak hanya membutuhkan kepastian bahwa tidak terjadi bentrokan di sekitar lokasi, tetapi juga jaminan bahwa perjalanan siswa dan guru menuju sekolah relatif aman.

Karena itu, koordinasi antara kepala sekolah, orang tua, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan aparat keamanan menjadi penting sebelum aktivitas belajar mengajar kembali dilaksanakan.

Jailolo Selatan sendiri memiliki jaringan pendidikan yang tersebar di sejumlah desa. Data Kemendikdasmen mencatat SD Inpres 43 berada di Domato, sedangkan sejumlah sekolah dasar lain berada di Sidangoli Dehe.

See also  Detik-Detik Penyelamatan Pria Jatuh di Sumur

Di tingkat pendidikan menengah, SMA Negeri 7 Halmahera Barat juga tercatat beralamat di Desa Domato.

Fakta tersebut menunjukkan bahwa sekolah merupakan bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat setempat. Ketika keamanan terganggu, efeknya tidak berhenti pada lokasi bentrokan, tetapi dapat menjalar ke rutinitas keluarga dan pelayanan publik.

Penyelesaian konflik antarmasyarakat karena itu tidak cukup hanya dengan menempatkan personel keamanan. Diperlukan komunikasi dan rekonsiliasi agar hubungan sosial antara warga kedua desa tidak semakin renggang.

Tokoh masyarakat dan pemuda dapat menjadi jembatan untuk mendorong kedua kelompok menahan diri.

Pertandingan sepak bola yang semestinya menjadi ruang hiburan dan mempererat hubungan antarmasyarakat tidak seharusnya berubah menjadi sumber permusuhan berkepanjangan.

Pihak penyelenggara pertandingan juga dapat melakukan evaluasi terhadap mekanisme pertandingan, pengamanan penonton, keputusan wasit dan prosedur penanganan apabila terjadi protes.

Evaluasi tersebut penting agar pertandingan berikutnya tidak kembali menjadi pemicu konflik.

Pada akhirnya, persoalan Domato dan Dehe membutuhkan penanganan yang cepat, tetapi tetap hati-hati. Prioritas pertama adalah mencegah bentrokan susulan dan memastikan keselamatan warga.

Setelah keadaan stabil, proses dialog dan penyelesaian akar persoalan perlu dilakukan agar ketegangan tidak berulang.

Untuk sementara, keputusan sekolah meliburkan siswa menjadi langkah perlindungan terhadap peserta didik di tengah situasi yang belum sepenuhnya aman. Namun, kondisi tersebut diharapkan tidak berlangsung lama.

Masyarakat Jailolo Selatan memiliki kepentingan yang sama: keamanan, ketenangan dan keberlangsungan kehidupan sehari-hari.

Anak-anak harus kembali belajar, guru kembali mengajar, warga kembali bekerja dan pertandingan olahraga kembali menjadi sarana kebersamaan.

Karena itu, seluruh pihak diharapkan mengedepankan kepala dingin. Perselisihan hasil pertandingan dapat diselesaikan, tetapi jika berkembang menjadi konflik sosial, kerugiannya dapat dirasakan jauh lebih luas.

Keselamatan masyarakat dan masa depan pendidikan anak-anak harus menjadi kepentingan bersama di atas segala bentuk rivalitas. | BerageNews.Com | */Redaksi | *** |

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Viewed Posts

Media Sosial

LAINNYA
x